Free Web Hosting with Website Builder

Nasib rakyat miskin tidak pernah berubah

Selagi ada gencar-gencarnya lampu mati “brar pet” dari PLN karena pasokan listrik yang tidak cukup, rakyat kecil disibukkan lagi dengan adanya kenaikan harga gas tabung dari pertamina. Secara nalar kenaikan harga ini akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan rakyat pula. Harga per tabung yang dulu dipatok 53.000 rupiah menjadi 63.000 rupiah. Tentunya harga ini akan semakin naik dan bervariasi ketika sampai ke para pengecer. Kenaikan ini menunjukkan kalau pemerintah tidak dapat melindungi rakyatnya, alias tidak dapat memberikan jalan keluar yang tepat bagi kesengsaraan rakyat yang terus menerus.

Menjelang bulan Ramadhan ini, sudah pasti harga-harga bahan makanan akan meroket bersamaan dengan kebutuhan yang tinggi dari masyarakat. Disusul dengan kenaikan harga BBM yang semakin tidak terkendali, tentunya ini adalah merupakan pukulan beruntun bagi rakyat yang semakin jauh menjangkau harga-harga normal semua barang.

Di sisi lain, begitu mudahnya para pejabat Indonesia mendapatkan uang-uang dengan jalan singkat. Korupsi merajalela kembali bersama dengan kebutuhan akan uang yang semakin tinggi. Gaji poko tidak cukup lagi untuk menghidupi kehidupan normal yang semakin jauh dari ambang batas kelayakan.
Akankah rakyat semakin tidak berdaya dengan ketidak berdayaannya ini. Anda perlu membantu rakyat kecil ini di tahun 2009 !!!

bookmark tulisan ini : These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • Slashdot
  • Technorati

Artikel Terkait

One Response to “Nasib rakyat miskin tidak pernah berubah”

  1. Dari berita suaramerdeka harga per tabung sudah menembus angka 71 ribu rupiah.

Isi Komentar

*

Anti-spam image