Spam Email, Resesi Dunia dan Perubahan
Resesi ekonomi dunia saat ini memang luar biasa. Tidak hanya jumlah angka kejahatan yang melonjak tinggi, akan tetapi orang-orang yang ingin mendapatkan sesuatu dengan cepat pun bertambah banyak. Kecenderungan orang untuk dapat melakukan bisnis lewat dunia Internet pun tidak tanggung-tanggung melonjaknya. Ini pertanda banyaknya orang sedang dalam kesusahan, mendorong untuk mencari kesempatan yang lain.
Menurut hasil analisa sebuah perusahaan SPAM filter Amerika, 95% email yang ada di dunia ini adalah junk (sampah) email yang terdiri dari spam email, error messages dan virus. Negara yang paling besar menghasilkan email-email yang tidak bermanfaat ini ternyata adalah Amerika, sekitar 23.2%. Bisa jadi karena Amerika memiliki banyak data center yang cukup terkenal di dunia ini.
Dan kemudian di susul oleh China, sekitar 20%. Disusul oleh Korea Selatan (7.5%), Perancis (5.2%) dan Spanyol (4.8%).
Penulis pun mendapatkan SPAM email seperti berikut ini. Bagi orang yang tidak paham akan dunia internet beserta kejahatan-kejahatan yang ada di dalamnya, bisa jadi dengan email semacam ini sudah sangat serius meresponnya. Atau malah dianggap sesuatu yang benar, dan merupakan kesempatan untuk mendapatkan hadiah uang yang cukup lumayan.
HELLOI AM ROSE.(AN ORPHAN)PLEASE HELP ME INHERIT THE SUM OF $27,000,000 MILLION.
MY PARENTS ARE DEAD.I WILL GIVE YOU DETAILS IF I GET YOUR REPLY.I WILL OFFER YOU 30% IF YOU HELP ME.PLEASE I WANT THIS TRANSACTION TO BE VERY SECRET BETWEEN TWO OF US.
GOD BLESS YOU.
THANKS
MS.ROSE DUNCAN
Bagaimana dengan anda ? Membaca bahasa isi SPAM email ini, sudah tentu akan merasa curiga, akan tetapi bagi orang yang dalam kondisi panik dan ingin mendapatkan reward dalam jumlah yang besar dengan cara mudah, bisa jadi isi email ini bagi dirinya adalah email yang akan merubah nasib hidupnya kelak di kemudian hari.
Masih ingat di memori penulis, seorang yang bergelar Profesor pun dapat terperdaya oleh SPAM email semacam di atas. Sehingga sang Profesor itu mengirim jutaan rupiah uang ke sebuah account bank. Sudah tentu bisa ditebak akhirnya sang Profesor ini tidak pernah mendapatkan uang yang dijanjikan oleh si pengirim SPAM. Level pendidikan yang tinggi tidak menjamin selamat dari SPAM email di dunia maya ini.
Dunia internet memang mengasyikkan bagi yang mengetahuinya, tapi bisa jadi merupakan dunia yang berbahaya apabila tidak memahaminya. Tidak sedikit orang-orang yang tanpa embel-embel gelar yang tinggi, dapat meraup keuntungan yang cukup besar di mesin-mesin iklan milik google. Keahlian-keahlian membuat flash game, web design, programming dimanfaatkan untuk menjadi sumber penghasilan. Resesi dunia akan masih terus berjalan, dan kesempatan-kesempatan akan terus juga bergulir.
Masihkan anda menjadi penonton dari perubahan ini ? Setiap perubahan ada kesempatan, janganlah menjadi penonton yang baik, akan tetapi jadilah pemain yang baik yang memanfaatkan perubahan itu. Di manakan anda pada saat itu ?


Leave a Reply