Amerika: resesi 14 bulan ke depan, main petak umpet

November 17 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Berita Ekonomi Tags: , , , ,

Sebuah survei mengatakan bahwa Amerika akan sedikit panjang dalam mengalami saat-saat sulit atau resesi kali ini. Survei itu menjelaskan paling tidak sekitar 14 bulan kondisi resesi ini akan dialami oleh rakyat Amerika. Seperti diberitakan bulan lalu sekitar 200 ribu pekerja kehilangan lapangan pekerjaannya.

Bulan November ini, sektor manufaktur juga terkena pukulan keras dengan menurunnya nilai konsumsi di sektor ritail. Seperti halnya General Motor(GM) yang sedang mengemis ke kongres agar diberi talangan dana untuk dapat menjalankan proses produksi mobilnya pun sedang terjadi perlawanan keras dari anggota konggres. Sekitar 1.2 juta pegawai terancam apabila GM benar-benar dinyatakan bangkrut.
Sudah tentu efek karambol akan muncul, sehingga perusahaan-perusahaan kecil di bawah GM pun akan rontok satu persatu. Dan ini otomatis akan memperbesar angka pengangguran.
Karena itu GM berusaha mati-matian agar konggress dapat memberikan dana talangan untuk menyelamatkan teknologi kendaraan dari kebangkrutan.

Sebenarnya resesi ini pun dirasakan oleh Toyota, Nissan atau industri kendaraan Jepang juga. Akan tetapi industri Jepang memang lebih siap, karena mereka mempunyai produk-produk teknologi unggulan yang memang tetapi di produksi di Jepang.
Ditambah membanjirnya produk-produk China semakin melemahkan sektor industri di Amerika. Produk-produk baru dari Amerika pun sudah sejak tahun 2007 dirasakan tidak bermunculan kecuali dari industri kendaraan. Apabila anda jalan-jalan ke Amerika dan mampir ke toko ritail maka yang akan dapatkan adalah produk-produk China merajalela di sana. Hampir dikatakan sedikit sekali produk-produk Amerika yang dapat bersaing dengan produk-produk asing.
Kalau dalam waktu panjang hal ini terjadi, para ahli mengkhawatirkan bangsa Amerika akan menjadi bangsa konsumen kelas dunia, alias tidak mempunyai produk-produk unggulan yang dapat bersaing di pasaran.

Dampak perekonomian yang tidak menentu ini diperlihatkan juga dengan naik dan turunnya harga saham gabungan di Amerika yang luar biasa. Dalam hitungan menit harga saham naik turun bergejolak tanpa ada orang yang dapat memprediksinya. Ini menandakan bahwa perekonomian Amerika tidak dalam kondisi stabil. Pasar saham sudah menjadi ajang transaksi yang tidak diprediksi lagi, alias untung-untungan.
Dalam kondisi semacam ini, maka harga saham terjatuh dalam kondisi lingkaran perjudian atau tebak-tebakan yang tidak akan pernah selesai, alias main petak umpet.

Tulisan ini dimuat juga di warnaislam.com
http://warnaislam.com/ragam/amerika/2008/11/18/38700/Resesi_14_Bulan_ke_Depan_Main_Petak_Umpet.htm

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>