Karena Perang, korupsi, ekonomi Amerika rontok
October 9 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Berita Ekonomi Tags: amerika, ekonomi, Indonesia, resesi“Tidak diragukan lagi, resesi telah melanda Amerika, merontokkan sisi financial sebagai aktifitas ekonomi yang ada”, kata said Sophia Koropeckyj di Economy.com. Resesi ini telah menimbulkan pengangguran besar-besaran di Amerika. Di bulan Agustus pengangguran baru terjadi sekitar 73 ribu. 700 billion dollar dana segar telah dikucurkan oleh pemerintah Amerika, akan tetapi dana ini tidak akan banyak menolong. Sistem ekonomi Amerika yang sudah bobrok ini akan berlangsung terus bak fenomena karambol yang diperkirakan akan berjalan terus sampai 2 tahun ke depan.
Para direktur Wall Sreet yang serakah(baca: korupsi) dengan gaji dan dana pensiunan diluar kewajaran terbukti adalah suatu mercusuar yang tidak ada isi dan kekuatannya sama sekali.
Kebijakan-kebijakan yang mereka gelontorkan pun membuat mereka semakin terjepit dengan apa yang mereka agung-agungkan dulu. Prinsip ekonomi neo-liberal kapitalis dan turunannya pun tidak dapat menolongnya, kecuali dengan satu jalan, yaitu korupsi lagi dari uang rakyat. Rakyat yang sudah lemah akan semakin tertindih dan tidak berdaya.
Krisis perumahan yang melanda sekarang akan semakin parah dengan semakin banyaknya orang yang tidak dapat lagi membayar cicilan rumah. Harga rumah yang jatuh hampir 10% – 40% membuat pemilik rumah tidak dapat menjual atau melakukan refainacing loan yang dia milikinya. Tetap bertahan dengan membayar cicilan rumah yang tinggi atau akhirnya menyatakan dirinya bangkrut dan diambil oleh pihak bank. Pihak bank pun dengan terpaksa mengambil rumah dengan harga yang sangat jatuh. Secara ekonomi bisnis, tidak mungkin pihak bank akan mempertahankan sitaan rumah itu lama-lama, aset rugi ini harus dijual dengan cepat dan ada dana segar yang dapat diputar oleh bank.
Dalam kondisi orang mempertahankan uang cashnya, akhirnya pihak bank menjual rumah itu dengan harga yang sangat murah.
Dengan dijualnya dengan harga murah ini, otomatis semakin membuat harga rumah disekitar rumah itu ikut turun juga. Dan ujung-ujungnya adalah fenomena karambol ini akan berjalan terus.
Bagaimana kalau pihak bank yang bangkrut ? Sudah tentu pemerintahlah yang akan menanggungnya. Dengan apa ? Dengan uang pembayar pajak dan pensiunan. Yang pasti pembayar pajak akan semakin berkurang dengan semakin berkurangnya orang yang dapat bekerja.
Menurut laporan terakhir, di sektor manufacturing 51 ribu pekerja kehilangan pekerjaannya, 18 ribu pekerja dalam sektor industri mobil. 35 ribu dalam sektor kontruksi, dan 40 ribu dalam sektor retail. Dan fenomena ini akan terus berlangsung terus dan semakin bertambah parah.
Ditambah beban perang Irak dan Afganistan yang tidak kunjung selesai, cukup membuat ekonomi Amerika kelimpungan. 140 ribu pasukan di Irak dan 70 ribu pasukan di Afganistan ikut membebani semakin beratnya perekonomian Amerika.
Pernyataan pemimpin Taliban yang tidak mau kompromi dengan pasukan asing, semakin mengkhawatirkan akan jalannya perang yang makin lama.
Akankah Amerika bangkrut seperti apa yang di alami oleh Uni Soviet dulu ? Wallahu alam, yang jelas tidak mungkin melakukan perang sedangkan ekonomi dalam negerinya carut marut.
Krisis yang melanda Amerika ini akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan akhirnya akan melumpuhkan kondisi ekonomi secara mikro dan makro.
Yang mengherankan adalah pernyataan calon presiden dari Republik, McCain yang masih penuh percaya diri(baca: ngibul) bahwa dasar perekonomian Amerika masih kuat, walau pun dalam kondisi sangat sulit.
Nah loh !! kok sama dengan presiden Indonesia.



lantas sebenarnya, dimana titik rawan yang signifikan menjadikan sistem keuangan USA itu bisa rontok… Padahal mereka itu khan orang-orang yang telah piawai main di ekonomi….
makasih.. atas jawabannya
Sistem kapitalis adalah sistem yang membuat ekonomi USA ini rontok. Sistem kapitalis ini membuat orang semakin mengejar yang namanya kesuksesan tanpa mau melihat kondisi orang lain. Dia belanjakan uangnya sesuka dia, tidak ada kesuksesan kecuali keunggulan dalam bidang kekuatan pangan dan papan serta sandang tentunya. Sehingga akhirnya yang timbul apa ? salah satunya adalah ketamakan dan keserakahan manusia.
Blog Menarik…
…Korupsi telah lama menghantui sepakbola Asia, terutama Malaysia, Vietnam, China dan tidak terkecuali Indonesia…….