Harga saham jeblok lagi, turun sekitar 733 dollar
October 15 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Berita Ekonomi Tags: amerika, ekonomi, sahamSetelah sempat naik 936 dolar dalam pembukaan saham hari senin lalu, kembali harga saham turun bebas sekitar 733 dollar di WallStreet. Harga fluktuasi saham yang sangat tinggi ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi sangat tidak stabil. Turunnya harga saham ini adalah terbesar kedua sepanjang sejarah setelah pekan yang lalu mengalami penurunan terbesar.
Laporang penjualan retail yang mengalami penurunan sekitar 1.2 % di bulan September ini, turut mempengaruhi para pemilik modal untuk melepas dananya di pasar saham. Penurunan harga saham bersama sekitar 7.9% ini turut mempengaruhi bergejolaknya harga saham dunia. Harga minyak mentah yang sudah di bawah angka 80 dollar per barel ikut mempengaruhi semakin lesunya pasar perekonomian dunia.
Beberapa pejabat penting di San Francisco melaporkan bahwa Amerika sedang dalam kondisi resesi ekonomi. Walaupun presiden Bush masih percaya dengan langkah-langkah yang akan diambilnya, akan tetapi masalah subprime mortgage yang baru terlihat separoh dari total 2 juta pemilik rumah yang akan kehilangan rumahnya, akan mempersulit langkah nyata untuk menyelamatkan ekonomi Amerika ini.
Kita tunggu saja kabar selanjutnya.


