Sifat-sifat Superkonduktor
April 24 | Posted by hilfialkaff | Berita IPTEK Tags: listrik, semikonduktorTentunya kita pernah mendengar istilah superkonduktor dari surat kabar ataupun televisi. Dalam jangka waktu satu minggu, selalu saja ada penemuan baru dalam bidang superkonduktor ini. Apakah superkonduktor itu? dan mengapakah riset bidang ini semakin popular?
Superkonduktor adalah fenomena dimana resistansi sebuah material turun menjadi 0 dan semua atom menjadi statis (efek kuantum dari Heisenberg Uncertainty Principle tidak kita perhitungkan untuk kesederhanaan). Tentunya, untuk menjadikan atom-atom material itu menjadi statis, temperatur yang sangat rendah dibutuhkan. Temperatur dimana sebuah material menjadi konduktor dinamakan critical temperature . Temperatur ini berbeda-beda untuk setiap material. Material pertama yang ditemukan efek superkonduktivitasnya, Merkuri, mempunyai critical temperature serendah 4 derajat Kelvin (-269 derajat Celcius!). Secara logis, pakar-pakar menginginkan critical temperature ini supaya setinggi mungkin karena biaya untuk mendinginkan material itu akan berkurang.
Tetapi, meskipun semakin banyak material yang mempunyai efek superkonduktifitas dengan critical temperature yang lebih tinggi ditemukan di milenium ketiga, tidak banyak penggunaan praktikal karena pertama, mereka tidak bisa mendapat arus listrik setinggi material-material yang lebih dulu ditemukan. Kedua, mereka tidak bisa membuat medan magnet yang kuat dan yang ketiga, sangatlah susah untuk membengkokkan material-material yang baru ditemukan menjadi kawat, dsb. Jadi, hanya superkonduktor generasi pertama yang lebih banyak digunakan dalam hidup kita.
Apakah keuntungan dari menggunakan superkonduktor? Pertama, tidak ada energi yang terbuang ketika superkonduktor ini menghantar arus listrik. Milyaran rupiah bisa kita selamatkan dengan menggunakan superkonduktor daripada konduktor biasa. Yang kedua, karena tidak ada resistansi dalam superkonduktor, sirkuit yang menggunakan superkonduktor tidak akan menjadi panas dan jadi, semakin banyak sirkuit yang bisa kita kompres per centimeter kubiknya. Kalau kita menggunakan konduktor biasa, sirkuit itu bisa terbakar jika kita mau mengkompres semakin banyak material karena panas yang terakumulasi dari resistansi material tersebut. Yang ketiga, superkonduktor ini bisa berfungsi sebagai transistor (sejenis komponen sirkuit yang bisa mengamplifikasi signal listrik dan digunakan di semua peralatan modern yang menggunakan listrik) tetapi bisa berfungsi 100 kali lebih cepat. Ini juga dikenal sebagai Josephson Junctions dan kalau dua Josephson Junctions ini kita gabung dengan tepat, mereka bisa mendeteksi medan magnet yang sangaaaaaaaat kecil.
Tags: listrik, semikonduktor



mf ya sebelumnya boleh minta judul buku yang ada tentang superkonduktor ga????
ada yang mau dicari menyangkut tugas Q
makasih sebelimnya
boleh tau referensi buku superkonduktor gak?????
makasih ye!!!!!!!!!
Assalamualaikum
wah, sebenarnya artikel itu saya tulis dari luar kepala. Maklum baru umur 16 tahun, belum begitu mengerti tentang referensi2, hehe. Tapi ini buku tentang superkonduktor yang cukup bagus.
Hazen, Robert M., 1948-
The breakthrough : the race for the super-conductor
New York : Summit Books, c1988
atau kalau ibu ingin artikel2 yang lebih teknikal, coba ke website berikut:
http://ocw.mit.edu/OcwWeb/Electrical-Engineering-and-Computer-Science/6-763Fall-2005/LectureNotes/index.htm.
Ini mengandung materi pelajaran S3 di MIT tentang superkonduktor yang saya rasa cukup menarik dan mudah dipahami.
ok.bgus emang,dan berkatnya aku dapat menyelesaikan tugas,makasih
[...] terkait: Wikipedia Sifat Superkonduktor [...]
thank u
tOLONG INFO REF BUKU TTG SUPERKONDUKTOR
Secara umum tulisan bagus, hanya ada sedikit koreksi.
Pertama, ada perbedaan antara superkonduktor dan konduktor sempurna, sehingga definisi superkonduktor tulisan di atas perlu diperbaiki.
Kedua, sepertinya, superkonduktor masih susah diterapkan dalam teknologi karena alasan utamanya : Temperatur Kritisnya masih rendah (masih di bawah suhu kamar).
kalau bisa tambah penjelasannya, kayaknya terlalu singkat