Kriptografi di Internet
October 12 | Posted by hilfialkaff | Berita IPTEK, Berita IT, SecurityPada milenium ketiga, semakin banyak kemudahan yang diberikan oleh internet. Kita bisa membeli hampir segala barang melewatinya, membayar tagihan kita, mengirim “surat kilat”, dst. Kebanyakan aktifitas ini memerlukan kita untuk memberikan informasi personal tentang diri kita (nama, alamat, PIN). Apakah tidak mengkhuatirkan jika informasi ini dapat dilihat orang lain?
Disinilah kegunaan kriptografi, atau seni menyembunyikan informasi. Sekarang, kriptografi sepenuhnya bergantung kepada komputer karena sandi-sandi yang dihasilkan oleh pemikiran manusia terlalu gampang untuk dipecahkan. Secara dasar, ada dua cara untuk menulis sandi-sandi ini dengan komputer. Yang pertama adalah “Symmetric-key encryption“. Ini berlaku dimana setiap komputer yang ingin saling bertukaran informasi harus mempunyai “kunci” yang sama. Di kriptografi, “kunci” ini berarti cara untuk memecahkan sebuah sandi. Contoh, kamu membuat kode dimana setiap huruf ditukarkan dengan huruf yang setelahnya dari urutan alfabet dan kamu sudah memberitahu teman dekat kamu bagaimana memecahkan sandi ini. Jadi, orang-orang lain yang melihatnya tidak akan mengetahui pesan dibalik sandi itu. Tentunya, sandi-sandi yang dihasilkan oleh komputer jauh lebih rumit daripada itu. Kelemahan dari sandi ini adalah, karena kunci yang digunakan oleh pengirim tidak diketahui oleh penerima pada awalnya, kunci tersebut harus dikirimkan oleh pengirim bersamaan dengan pesannya. Jadi, jika ada hacker yang dapat “merebut” informasi itu sebelum sampai di penerima, hacker ini bisa memecahkan sandi tersebut.
Oleh karena itu, “public-key encryption” diciptakan. Cara ini menggunakan 2 kunci secara bersamaan untuk menyembunyikan pesan. Deskripsi proses pengirimannya sebagai berikut. Pertama, komputer si pengirim menggunakan kunci yang dimiliki dia, atau “private key“, dan kemudian menggunakan kunci yang diberikan oleh komputer pengirim ke komputer lain yang ingin saling berkomunikasi secara aman, atau “public key“. Jadi, untuk memecahkan sandi ini, sebuah komputer harus menggunakan “public key” dan “private key” yang tepat secara bersamaan. Tetapi, kelemahan utama dari cara ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk membuat sandi ini terlalu lama.


