Indonesia kaji status Rohingya

February 3 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Berita Nasional Tags: ,

rohingyaPemerintah Indonesia masih belum menentukan status akhir sekitar 190-an pengungsi suku Rohingya asal Birma yang terdampar di wilayah perairan Aceh, tanggal 7 Januari lalu.

Sementara untuk 190-an pengungsi Rohingya yang baru tiba Senin lalu di Aceh, departemen luar negeri kemungkinan besar baru akan melakukan investigasi awal hari Rabu malam.

“Saat ini kami sedang melakukan wawancara yang komprehensif (lengkap) dengan para pengungsi (yang tiba bulan Januari) itu. Namun dalam penyelidikan awal, pemerintah Indonesia melihat bukti nyata bahwa mereka adalah migran ekonomi,” kata jurubicara Departemen Luar Negeri Indonesia, Teuku Fauzasyah kepada BBC Selasa malam lewat saluran telfun.

Selanjutnya Teuku Fauzasyah mengatakan timnya Selasa malam sudah menyelesaikan wawancara lengkap itu dan akan membawa laporan itu ke Jakarta untuk dievaluasi bersama-sama dengan badan internasional, International Organization for Migration (IOM) sampai akhirnya sebuah kesimpulan dapat diambil dalam beberapa hari ke depan.

Ketika ditanya BBC, apakah pengungsi Rohingya itu tetap akan dipulangkan kalau kesimpulan akhir itu tetap menyatakan mereka sebagai migran ekonomi, Fauzasyah mengatakan deportasi tampaknya merupakan pilihan seperti halnya yang dialami para migran ekonomi asal Indonesia yang dideportasi oleh negara-negara tetangga.

Lalu kemana mereka akan dipulangkan, mengingat di negara asal mereka Birma, mereka mendapat perlakuan buruk?

Fauzasyah mengatakan pemerintah Indonesia akan mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan kemana mereka akan dipulangkan. Namun dia menyebutkan fakta bahwa di Bangladesh, ada beberapa tempat penampungan bagi anggota etnis Rohingya yang mengungsi dari Birma.

Ke-190-an laki-laki pengungsi Rohingya ini diselamatkan nelayan setempat dan pasukan Angkatan Laut Indonesia hari Senin. Menurut aparat setempat, mereka ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

Ini adalah kelompok kedua warga Rohingya yang tiba di Aceh tahun ini, setelah awal bulan Januari lalu,190 orang Rohingya lainnya tiba di Sabang.

Kedua kelompok ini mengaku mereka sebelumnya mengungsi di Thailand dan kemudian dihanyutkan secara sengaja oleh militer Thailand di tengah laut, tanpa pasok makan dan minum yang cukup.

Bulan lalu, permintaan badan pengungsi PBB untuk mengunjungi sejumlah warga Rohingya yang ditangkap di Thailand, tidak ditanggapi pihak aparat.(sumber: bbc)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>