PIP PKS Amerika : Golput dan Pemilu
January 26 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Berita Politik Tags: keadilan, partai, pks, Politik
Fatwa yang dikeluarkan oleh MUI tentang haramnya Golput adalah merupakan salah satu langkah cerdas untuk mengikutkan secara aktif warga negara Indonesia untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia. Pernyataan dan dukungan ini disampaikan dalam sela-sela kesibukan persiapan PEMILU 2009 di Amerika oleh Muhammad Yusuf Efendi, ketua Pusat Pelayanan dan Informasi Partai Keadilan Sejahtera Amerika dan Kanada (PIP PKS) di San Francisco, California.
Menurut Yusuf, salah satu syarat penting untuk memulihkan kondisi bangsa Indonesia adalah keikutsertaan secara aktif setiap warga negara Indonesia dalam pembangunan bangsa, termasuk dalam memilih calon-calon wakil rakyat dan pemimpin bangsa ini. Kebangkitan rakyat Amerika bersama Obama perlu kita ambil contoh sebagai salah satu gambaran nyata dahsyatnya sebuah hasil dari persatuan. Rakyat Amerika bersama-sama menginginkan perubahan, dan itu dilaksanakan secara bersama-sama. Dan hukum sunnatullah telah berbicara, kesatuan ummat akan dapat membuahkan kemenangan. Yusuf menegaskan bahwa Ijtima’ Ulama Fatwa III MUI ini sangat penting untuk kita perhatikan untuk mensukseskan PEMILU 2009 tahun ini. Pemerintah sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia, karena itu jangan sampai dana ini menjadi mubadzir. Ini adalah kesempatan yang baik bagi bangsa Indonesia untuk bangkit dari kondisi terkepurukan selama ini.
Dalam sela-sela diskusi, Yusuf juga menjelaskan bahwa setiap warga negara Indonesia seyogyanya ikut berperan dalam kesempatan PEMILU 2009 kali ini. Ummat Islam dari berbagai kelompok telah membuat beberapa partai yang sebaik-baiknya, dan di sini bangsa Indonesia dipersilakan memilih wakil-wakil rakyat yang terbaik. Sedangkan Golput adalah suatu pilihan yang akan menyulitkan kita dalam ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini.
Indonesia adalah negeri tercinta, negeri para pahlawan, negeri para mujahid, rasanya tidak pantas kita biarkan negeri ini harus hancur kehilangan kecantikannya. Sebagai warga negara yang rindu kepada kejayaan, hendaknya kita semua bangsa Indonesia turut andil dalam pembangunan negeri ini. Dalam akhir pesannya, Yusuf yang menguasai bahasa Jepang dengan fasih, mengatakan kami yang tinggal di Amerika sangat rindu dengan kejayaan dan kemajuan negeri Indonesia, karena itu kami, teman-teman PIP PKS Amerika pun memantapkan hati berjuang dan membangun bangsa ini dari luar negeri, dan saya harapkan agar saudara-saudara kami yang di Indonesia ikut bangkit dan bersatu, menyambut irama kebangkitan ini.



Bagaimana jika tidak ada caleg/capres yang amanah (bisa dipercaya), sidiq (jujur), tabligh (menyampaikan), dan fatonah (cerdas)? Bukankah daripada merasa bersalah dengan memilih pemimpin yang nantinya malah akan menyengsarakan rakyat, lebih baik tidak memilih alias Golput ?
Kalau yang kepilih pemimpin yang lebih menyengsarakan rakyat gimana mas ? Kalau seorang golput mempunyai fikiran karena kekhawatiran seperti itu, maka akan lebih baik kalau kekhawatirannya itu disalurkan dengan memilih pemimpin yang pasti, sedangkan kalau salah itu adalah salah satu usaha. Sarana untuk memilih yang terbaik sudah ada. Media masa dan internet sudah bejibun, kalau tidak tahu tanya ke ustadz kampung, kalau nggak tahu juga tanya ke ulama terdekat.:-)
Sahabat2 yang budiman.
Menjadi golput karena takut salah memilih pemimpin negara adalah hal yang baik. Maka dari itu mari belajarlah agar kita bisa memilih pemimpin yang baik. Kalau kita mampu untuk diberi amanah menjadi pemimpin, majulah. Kalau tidak mampu, cari yang banyak kesamaan sifat dan tujuan hidupnya dengan kita? Di indonesia ada Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Yang Yudikatif saat ini belum ada pemilihan umum seperti Legislatif(DPR) dan Eksekutif(Presiden). Saya berharap, kita juga diberi hak memilih anggota Mahkamah Agung dan di Komisi Yudisial.
Coba PKS mengusulkan hal ini kelak supaya ada kontrol oleh rakyat kepada para hakim. Ingat, Hakim Agung bukan Tuhan atau Dewa dan Kedaulatan Tertinggi ada di tangan Rakyat!
Golput itu hal yang baik tapi haram.
Kenapa? Baik menurut saya dan Anda yang golput, belum tentu menurut Allah SWT. Mempelajari perintah Dia dalam Al Qur’an, agar manusia mentaati Allah, Rasul dan Pemimpin, maka saya menjadi tersadarkan bahwa sesungguhnya saya wajib memiliki pemimpin. Rasulullah sudah wafat, kita perlu wujud nyata seorang manusia sebagai pemimpin. Benar sekali kalau pemimpin yang kita pilih sama persis dengan sifat Rasulullah. Namun adakah orang tsb?
Presiden Iran yang terkenal sederhana itu bukan WNI. Kita tidak bisa pilih dia. Raja Arab Saudi dan Sultan Bolkiah yang dermawan juga bukan orang Indonesia asli. Pilih yang Indonesia asli dan muslim.
Kalau kita sepakat menggunakan demokrasi maka harus ada pemilu. Kalau tidak mau pemilu, apa mau kembali ke kerajaan?
yaa, mari-mari kita milih pemimpin yang nggak ngapusi rakyat dengan slogan-slogan dan tampilan (sok) agamisnya, namun di sisi lain juga beriklan dengan yang norak-norak ( tanpa krudung dan model rambut punkrock ) dan prakteknya juga sami mawon sering kepentingan kelompoknya dijadikan / dijual dengan kemasan menolong rakyat…..ngapusi…ngapusi…
Memilih pemimpin bukan dengan jalan PEMILU tida ada contohnya pada jaman nabi maupun para sahabat, PEMILU = HARAM
Kita lihat Partai Islam banyak di danai oleh amerika laknatullah, dan kita lihat sendiri admin site ini tinggal di amerika
Apakah kita masih bekerja sama dengan mereka. jawabannya tidak , karena otak-otak mereka yahudi, begitu pula dengan partai islam di sini.
Yang tadinya partai dakwah PKS sudah bekerjasama dengan orang orang leberal, sekuler, untuk menarik masa, apakah kita masih percaya..jawabanya TIDAK….
Islam akan tegak di muka bumi ini hanya dengan khilafah dan pedang, bukan dengan demokrasi.
Waallahu A\’lam