Memonitoring service server dengan shell script
July 14 | Posted by Muhammad Yusuf E. | Linux Software Tags: bind. named, monitoring, server, shell scriptAdalah suatu yang penting kita dapat mengetahui secara cepat ketika service di server kita mengalami down. Karena itu diperlukan suatu monitor yang akurat dan tajam untuk menjamin memperkecil waktu down yang dialami suatu service. Banyak sekali opensource yang tersedia di dunia internet saat ini, seperti Nagios atau Spong atau brother.
Akan tetapi diperlukan resource yang cukup untuk menginstall software ini di server ini. Bagaimana kalau kita hanya menginginkan monitor yang sederhana tapi akurat ? Yang tidak perlu menginstall software di server kita, sehingga resource dari server kita pun tidak termakan oleh software ini.
Jawabannya adalah shell script. Dengan shell script sederhana anda dapat melakukan monitoring terhadap service yang ada di dalam server anda. Dalam kesempatan ini, penulis ingin memberikan contoh bagaimana memonitor service BIND dengan melihat apakah file PID ada atau tidak.
Suatu service dapat kita ketahui apakah berjalan dengan baik atau down dari ada tidaknya PID file di direktori tertentu. Berikut adalah contoh sederhana shell script tsb.
[code]
#!/usr/bin/sh
PIDFILE=/var/named/chroot/var/run/named/named.pid
if [ -f $PIDFILE ] ; then
echo 0
else
echo 2
fi
[/code]
if [ -f $PIDFILE ] ; then, Memberikan makna apakah PID file ada atau tidak, kalau tidak ada maka akan kita dapatkan nilai 2, kalau ada maka nilanya adalah 0.
Dari sini shell script ini pun dapat kita kembangkan lebih luas dengan memasukkan email address kita, sehingga suatu saat ketika service kita down dapat secara cepat kita ketahui lewat email.
Semoga bermanfaat.
Tags: bind. named, monitoring, server, shell script



Terima kasih atas pelajaran shell scriptnya. Kasih tahu lagi kalau ada hal-hal menarik yang dapat diambil dari shell script.
Apakah di windows server juga ada semacam ini ? mohon pencerahannya.
Kalau di windows tidak ada mas, mungkin pakar windows server bisa memberikan pencerahan.
Bisa diberi penjelasan sedikit kalau misalnya ingin digabung dengan email ?
Sehingga kalau ada masalah langsung terkirim ke email kita.
di fungsi echo silakan diganti dengan fungsi email sebagai berikut,
email -s “Apache down” mye@hogehoge.com
heheheheh….lmyn bwt tmgahan ilmu..
numapang tanya pa…
untuk merubah partisi swap pi menggunakan program shell script bs ga ya…mhon bantuanya…n trimakaciiiih
waaah mantap ini pak…saya jadi kepikiran bagaimana dengan digabungkannya fitur ini dengan zenoss..
apa saya bisa sharing dengan Pak Yusuf mengenai ini…mhon konfirmasinya untuk memberikan Contact Person nya pak atau YM bila ada..
terima kasih sebelumnya…
mantap ini pak…jadi kepikiran bagaimana dengan dibagungkannya dengan fitur yang ada di zenoss…
mhon pencerahannya untuk sharing bersama..saya boleh minta CP untuk dihubungi Pak Yusuf…atau alamat YM?
mhon konfirmasinya….terima kasih…