Agar website anda semakin speedy
January 21 | Posted by Muhammad Yusuf E. | OpenSource Tags: Apache, httpd.conf, performance, tuning
Salah satu webserver yang terkenal dan mempunyai pemakai yang paling banyak saat ini, adalah Apache. Selain cepat menampilkan fitur-fitur tambahanyang baru, Apache mempunyai tim yang kuat untuk dengan cepat menutup bug atau masalah security yang ditemukannya. Sebagian besar sistem apache diatur oleh file yang bernama httpd.conf. Dalam file ini kita dapat menambahkan atau mengurangi module-module yang mungkin tidak terpakai atau ingin kita pakai.
Dalam tulisan ini penulis akan sajikan salah satu trik agar website kita semakin cepat diakses dari luar.
Dalam Apache ada file yang bernama .htaccess. File ini digunakan untuk mengatur atau mengontrol akses yang diharapkan oleh pemilik konten web. Misalnya saja ada file index.html atau index.php, dan kita menginginkan agar file index.php menjadi urutan pertama ketika seseorang mengakses domain kita, maka DirectoryIndex dapat kita setting di .htaccess file seperti berikut ini.
DirectoryIndex index.php index.html
Atau anda ingin agar akses yang datang ke direktori anda di forwardkan ke direktori yang lain, maka dapat anda gunakan Rewrite seperti berikut ini di file .htaccess.
RewriteEngine on
RewriteLog /home/apache/logs/rewrite.log
RewriteRule ^/i/(.*)$ /x/i/ [R=301,L]
Dengan menggunakan file .htaccess, kita dapat melakukan perubahan-perubahan sesuai kehendak kita.
Akan tetapi tahukah anda bahwa apabila anda mengaktifkan file .htaccess di setiap direktori anda, maka sebenarnya anda memperlambat akses Apache ke website anda ?
Sebagai contoh misalnya anda mempunyai website seperti ini, http://www.infokomtek.com/saya/doc/linux/. Bagaimanakah proses yang terjadi di Apache yang sebenarnya ? Seandainya Apache anda disetting untuk selalu membaca file .htaccess di setiap direktori, maka proses Apache akan berjalan seperti berikut ini.
/.htaccess
%DocRoot%/.htaccess
%DocRoot%/saya/.htaccess
%DocRoot%/saya/doc/.htaccess
%DocRoot%/saya/doc/linux/.htaccess
Nilai %DocRoot% adalah nilai DocumentRoot untuk domain www.infokomtek.com di Apache.
Karena itu kalau misalnya direktori %DocRoot% mempunyai nilai /home/infokomtek.com/public_html, maka Apache akan memcari file .htaccess seperti berikut ini.
/.htaccess
/home/.htaccess
/home/infokomtek.com/.htaccess
/home/infokomtek.com/public_html/.htaccess
/home/infokomtek.com/public_html/saya/.htaccess
/home/infokomtek.com/public_html/saya/doc/.htaccess
/home/infokomtek.com/public_html/saya/doc/linux/.htaccess
Apache akan mencari file .htaccess dari direktori yang paling atas. Sudah tentu dalam pencarian ini, Apache akan mengakses harddisk yang ada. Sehingga di sini akan semakin bertambah proses yang dilakukan oleh harddisk kita. Kalau akses ke website kita sangat banyak alias sibuk, maka otomatis proses pembacaan file .htaccess ini menjadi suatu proses yang memperlambat penampilan website kita.
Bagaimana solusinya ?
Agar Apache tidak mencari file .htaccess dari direktori paling atas, maka perlu ditambahkan setting berikut di httpd.conf kita.
AllowOverride None
Atau kalau website anda memang tidak pernah memakai file .htaccess maka ubah nilai AllowOverride menjadi None di httpd.conf anda.
Dengan adanya setting ini, maka proses ke harddisk anda akan semakin dikurangi, Apache tidak perlu melakukan kerja pengecekan yang tidak efisien, sehingga penampilan website anda pun akan semakin yahut!!
Tags: Apache, httpd.conf, performance, tuning



wah bagus nih tread.. makasih ya..